kultum singkat tentang wanita penghuni surga

SesungguhnyaAllah Mengampuni semua dosa dan Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Az-Zumar: 53) Saudaraku yang berbuat dosa, jangalah kalian berputus asa terhadap rahmat Rabb mu karena pintu taubat itu senantiasa terbuka sampai matahari terbit dari arah barat. Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda, "Sesungguhnya Maksudungkapan tersebut adalah wanita dunia yang masuk surga akan lebih cantik dan lebih baik keadaannya dibandingkan bidadari surga. Ungkapan ini benar. Hanya saja, di surga tidak ada rasa cemburu dan hasad lagi. Sering kali wanita di dunia tidak "terlalu suka" dengan penjelasan bidadari surga dan kecantikan mereka. AlMursalat 32) Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda : "Api kalian ini yg biasa kalian nyalakan hanyalah sepertujuh puluhnya panasnya api neraka. Para sahabat berkata : Demi Allah ini sudah cukup menggambarkan dahsyatnya neraka. Nabi berkata : "Sesungguhnya itu akan dipanaskan tujuh puluh kali lipat lagi." (HR. 5 Di dalam surga terdapat tempat tidur dari emas yang berderetan untuk bersandar para penghuninya dan untuk landasannya disediakan bantal-bantal yang tersusun serta kasur yang empuk. Lantainya berupa permadani yang indah dan menawan. 6. Untuk makan, minum, dan juga perhiasan, para penghuni surga disediakan piring-piring dan piala dari emas. Halini dijelaskan Allah SWT dalam ayat 16-17 pada ayat tersebut. Berikut potongan ayat dalam surat Ali Imran yang menjelaskan tentang ciri penghuni surga. " (Ahli syurga itu ialah) orang-orang yang berdoa, "Ya Allah Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa api neraka". Site De Rencontre Extra Conjugale Forum. Sumber gambar Ceramah singkat atau yang biasa disebut dengan kultum merupakan salah satu metode menyampaikan sesuatu dalam waktu yang singkat. Nah karena keterbatasan waktu, maka anda sebagai pihak yang menyampaikan mesti bisa mengemas materi sebaik mungkin. Adapun salah satu materi yang bisa anda angkat adalah wanita yang dirindukan surga. Buat yang belum punya naskahnya, bisa simak contoh kultum singkat tentang wanita yang dirindukan surga Singkat tentang Wanita yang Dirindukan Surgaٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُالحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِاْلهُدَى وَدِيْنِ اْلحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ اْلكَافِرُوْنَ وَلَوْ كَرِهَ اْلمُشْرِكُوْنَ وَلَوْ كَرِهَ اْلمُنَافِقُوْنَAlhamdulillahirabbil alaamin. Segala puji hanya milik Allah, Tuhan semesta alam yang senantiasa memberikan segala rahmat Nya kepada kita. Shalawat dan salam kepada baginda Muhammad, dengan sama sama bershalawat kepada beliau, Allahumma shalli ala muhammad, wa’ala ali Muhammad. Hadirin yang dirahmati oleh Allah...... Pada kesempatan kali ini, saya akan menyampaikan kultum singkat tentang wanita yang dirindukan surga. Hadirin yang dirahmati oleh Allah, menjadi salah satu wanita yang dirindukan oleh surga adalah impian nyaris semua perempuan Muslim. Iya kan? Lantas sebenarnya, siapakah, atau seperti apakah wanita yang dirindukan oleh surga itu sendiri? Saking inginnya menjadi salah satu wanita yang dirindukan oleh surga, kita kerap berdoa, tapi apakah berdoa saja cukup? Tentu tidak, dalam hal ini, terdapat sebuah hadits yang berasal dari Atha bin Abi Rabah, beliau berkata bahwasanya Ibnu Abbas telah berkata kepadanya, "Maukah aku tunjukkan seorang wanita penghuni surga?". Kemudian Aku menjawab, "iya". Lalu ia melanjutkan dengan berkata "wanita hitam itulah yang datang ke Nabi Muhammad, kemudian ia berkata, bahwasanya aku mendapatkan penyakit ayan atau epilepsi, dan auratku tersingkap ketika penyakitku kambuh. Doakanlah untukku supaya Allah menyembuhkannya". Lalu Rasulullah bersabda, "jika engkau mau, maka bersabarlah, maka bagimu surga, dan apabila engkau mau, maka aku akan mendoakan supaya Allah menyembuhkanmu". Wanita tersebut berkata, "aku memilih bersabar". Kemudian berkata lagi, "ketika penyakit ayan menimpaku, auratku terbuka, maka doakanlah supaya auratku tidak tersingkap". Kemudian Rasulullah mendoakannya HR. Bukhari MuslimMasyaAllah. Wanita luar biasa yang lebih memilih untuk bersabar dibandingkan kesembuhannya tersebut bernama Su’airah al-Asadiyyah. Dan ia juga meminta Rasulullah untuk mendoakan agar auratnya tidak lagi tersingkap. Beliau dikenal dengan panggilan Ummu Zufar ra. Meskipun namanya kurang terkenal, dan tidak banyak para pakar sejarah menuliskan hidupnya secara rinci, namun kisah ini adalah kisah yang menarik perhatian semua orang. Dan ada banyak sekali faedah, tauladan, serta pelajaran berharga dari kisah wanita yang shalihah tersebut. Masyaallah. Beliau merupakan wanita yang asalnya dari Habsyah, kulitnya berwarna hitam, namun memilih keimanan yang luar biasa, ia juga tulus beriman kepada Nya. Su’airah al-Asadiyyah merupakan cahaya, dan bukti bahwasanya ada kesabaran besar dari seorang wanita. Ia juga merupakan wanita, sosok yang ridha atas apapun yang telah Allah gariskan. Wanita yang datang kepada Rasulullah, pemimpin kita, tatkala ia mendapatkan musibah. Dan kisah ini terdapat di dalam kitab yang ditulis oleh imam Bukhari. Sebagaimana kisah yang sudah kami sebutkan di atas. Hadirin rahimakumullahu..... Kisah sederhana tersebut tidak patut untuk dilupakan oleh sejarah, mengingat kesabaran, dan keimanannya yang sangat tinggi. Ummu Zufar berupaya, agar tetap menjaga haknya Allah yang ada di dalam dirinya. Bahkan ketika ditimpa dengan penyakit yang berat, ia tetap berusaha bersabar. Ini menunjukkan bahwasanya ia percaya bahwa kesabaran yang dilakukan oleh seorang muslim atas akan musibah yang diberikan oleh Allah, akan diberikan kebaikan sebagai balasan, yakni di hari kiamat kelak. Dan dalam hal ini, Allah juga bersabda dalam QS. al-Zumar ayat 10 yang berbunyiإِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ“ Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang akan diberi pahala tanpa batas.” QS Az-Zumar 10Maka dari itu hadirin, salah satu cara agar kita bisa menjadi salah satu wanita yang dirindukan surga adalah mempunyai kelapangan hati, bersabar atas apapun yang telah Allah tetapkan. Bersabar atas segala musibah yang diberikan oleh Allah. Semoga Allah mudahkan kita menjadi salah satu hambanya yang dirindukan surga, yang sabar dan keimanannya sama seperti keimanan yang dimiliki oleh Ummu Zufar. Demikian kultum singkat tentang wanita yang dirindukan surga kali ini. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Wanita-Wanita Penghuni Surga Sesungguhnya segala kenikmatan syurga tidaklah dikhususkan untuk laki-laki saja sehingga wanita tidak mendapatkannya akan tetapi syurga adalah untuk orang-orang bertaqwa, Allah SWT. berfirman “Syurga disediakan untuk orang-0rang yang bertaqwa” QS Ali Imran 133 Namun Allah telah menjadikan laki-laki terpikat dan merindukan syurga karena mengingat bidadari-bidadari dan wanita-wanita di syurga, dan yang seperti itu tidak disebutkan untuk wanita. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor 1. Umumnya wanita mempunyai rasa malu dan karena inilah Allah SWT. tidak menjadikan mereka terpikat de-ngan apa yang mereka malu kepada-nya. 2. Kerinduan seorang wanita akan lelaki tidaklah seperti kerinduan se-orang laki-laki kepada wanita -sebagaimana sudah diketahui-, karenanya Allah SWT. pun menjadikan lelaki me-rindukannya, sebagaimana sabda Rasulullah SAW ”Tidaklah ada fitnah yang aku tinggalkan sesudahku yang lebih berbahaya dari pada wanita bagi lelaki” HSR. Bukhari dan Muslim Adapun wanita, mereka pun dijadikan oleh Allah SWT. merindukan aneka perhiasan dari jenis-jenis pakaian bagus dan permata melebihi kerinduan lelaki akan hal itu. 3. Syaikh Ibnu Utsaimin berkata “Sesungguhnya Allah SWT. menyebutkan istri untuk suami karena suamilah yang mencari mereka dan merekalah yang menginginkan wanita sehingga disebutkanlah istri-istri untuk lelaki di syurga dan tidak menyebut sebaliknya. Dan ini bukanlah berarti bahwa wanita di syurga tidak akan mempunyai suami. Akan tetapi mereka kelak akan mempunyai suami dari jenis manusia juga” Al-Majmu’ Ats Tsamin 1/175 Keadaan-keadaan Wanita di Dunia 1. Mereka meninggal sebelum sempat menikah atau mereka meninggal setelah diceraikan suaminya dan belum sempat menikah dengan yang lain. Maka Allah akan menikahkan mereka di syurga dengan seorang lelaki dari penduduk dunia, berdasarkan sabda Rasulullah SAW ”Di syurga tidak ada orang yang membujang tidak mempunyai pasangan” HSR. Muslim Syaikh Ibnu Utsaimin berkata “Apabila seseorang belum menikah, yakni seorang wanita di dunia ini maka sesungguhnya Allah SWT. akan menikahkannya dengan siapa yang ia tertarik dengannya di syurga” 2. Mereka sudah menikah akan tetapi suaminya tidak bersamanya di syurga –semoga Allah melindungi kita dari hal ini- Syaikh Ibnu Utsaimin berkata ”Seorang wanita apabila termasuk ahli syurga..…sedang suaminya tidak termasuk ahli syurga maka sesungguhnya bila ia masuk syurga maka disana ada lelaki ahli syurga yang akan memperisterikannya“ maksudnya akan menikah dengan salah seorang dari mereka. 3. Wanita yang meninggal setelah sempat menikah, maka saat di syurga ia untuk suaminya yang dahulu. 4. Wanita yang suaminya meninggal kemudian ia tetap tidak menikah setelah kematian suaminya hingga ia pun meninggal, maka dia tetap menjadi isterinya di syurga. 5. Wanita yang suaminya meninggal dan kemudian menikah dengan yang lainnya, maka dia untuk suami yang paling terakhir walaupun sempat menikah berkalikali, berdasarkan sabda Rasulullah SAW “Wanita itu adalah untuk suami terakhirnya”. HSR. Abu Ali Al-Haraani Al-Qusyairi, Abu Syaikh dan Al-Baghawy Dan berdasarkan perkataan Hudzaifah ……. kepada isterinya “Jika engkau tetap ingin menjadi isteriku di syurga maka janganlah menikah dengan siapapun sepeninggalanku, sesungguhnya wanita saat di syurga adalah untuk suami terakhirnya di dunia. Karena itulah Allah .SWT. pun mengharamkan isteri-isteri nabi untuk dinikahi oleh orang lain sepaninggalannya, karena mereka itu kelak akan tetap menjadi isteri-isterinya di syurga. - M. Dzulqarnain, Lc- diterjemahkan dan Diringkas dari kitab Ahwal An Nisaa’ fil Jannah, Sulaiman ibn Shaleh Al Khuraasy Home Muslimah Selasa, 16 Juni 2020 - 0740 WIBloading... Sejarah Islam mencatat setidaknya ada 9 wanita-wanita mulia yang dijamin masuk surga, yang patut dicontoh muslimah zaman sekarang. Foto istimewa A A A Posisi dan peranan wanita sangat penting dalam sebuah rumah tangga. Seorang wanita adalah madrasah pertama atau sekolah pertama bagi anak-anaknya. Karena itu, sudah seharusnya sebagai seorang wanita muslimah harus banyak belajar untuk mempersiapkan diri menjadi seorang guru untuk menganjurkan jadilah wanita yang tidak hanya sibuk mempercantik diri. Muslimah juga harus sibuk belajar untuk mensalehakan diri karena kelak anak-anak kita tidak butuh dengan ibu yang cantik tapi mereka butuh dengan ibu yang cerdas dan pintar dalam mendidik mereka. Karena seorang ibu adalah penentu dari akhlak seorang anak. Baca juga Pamer Amal di Medsos? Hati-hati Dengan Riya dan Sum'ah Seorang ibu, jika punya anak perempuan, maka sejak dini harus diajarkan kepada anak pentingnya menjaga aurat dalam Islam. Artinya, si ibu harus juga menjaga pakaiannya secara syar'i. Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam bersabda"Ada dua golongan penghuni neraka yang aku belum pernah melihatnya. Yaitu suatu kaum membawa-bawa cemeti laksana ekor sapi yang digunakan untuk memukuli orang maksudnya, para kaki tangan penguasa yang Zhalim. Dan kaum wanita yang berpakain tetapi terlihat auratnya, cara dan jalanya melenggang-lenggok, sedangkan kepalanya seperti punuk unta yang miring karena rambutnya dimodel sedemikiat rupa. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya surga. Padahal baunya surga dapat dicium dari jarak sekian dan sekian."Nah, siapa saja wanita-wanita mulia yang patut dicontoh oleh muslimah zaman sekarang? Setidaknya, sejarah Islam pernah mencatat wanita-wanita mulia yang Allah jamin masuk surga 1. Siti Khadijah Beliau merupakan isteri Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam yang melahirkan anak-anak Rasulullah, setia dan mendukung Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam walaupun ditentang hebat oleh orang - orang kafir dan musyrik, mengantarkan makanan kepada Baginda ketika Baginda beribadat di Gua Hira’.2. Siti FatimahPutri Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam yang tinggi budi pekertinya. Sangat kasih dan setia kepada suaminya Ali karamallahu wajhah walaupun Ali miskin. Tidur berbagi 1 bantal dan kadang-kadang berbantalkan lengan Ali. Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam pernah berkata aku takkan maafkan kamu wahai Fatimah sehinggalah Ali maafkan Siti AisyahBeliau isteri Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam yang paling romantis. Sanggup berbagi bekas makanan dan minuman dengan Rasulullah. Di mana Nabi Shalallahu alaihi wa sallam minum di situ beliau akan minum menggunakan bekas yang Siti HajarIsteri Nabi Ibrahim yang patuh kepada suami dan suruhan Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Sanggup ditinggalkan oleh Ibrahim atas suruhan Allah SWT demi kebaikan. Berjuang mencari air untuk anaknya Nabi Siti MaryamWanita suci yang memang pandai menjaga kehormatan diri dan mempunyai maruah yang tinggi sehingga rahimnya dipilih oleh Allah SWT untuk mengandungkan Nabi Isa Alaihi Siti AsyiahIsteri Firaun yang tinggi imannya dan tidak gentar dengan ujian yang dihadapinya daripada Firaun Laknatullah.Baca juga Inilah Amaliah Istri yang Memperlancar Rezeki Suami 7. Siti AminahWanita mulia yang menjadi ibu kandung Rasullullah Shalallahu alaihi wa sallam. Mendidik baginda menjadi insan mulia. surga muslimah amaliah istri wanita mulia Artikel Terkini More 1 jam yang lalu 1 jam yang lalu 2 jam yang lalu 2 jam yang lalu 2 jam yang lalu 2 jam yang lalu Berikut pembahasan Kultum Singkat Tentang Wanita – Mengapa Mereka Terjerumus Ke Neraka yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsari Hafidzahullahu Ta’ala. Transkrip Kultum Singkat Tentang Wanita – Mengapa Mereka Terjerumus Ke NerakaVideo Kultum Singkat Tentang Wanita – Mengapa Mereka Terjerumus Ke Neraka Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh Kaum Muslimin dan Muslimah yang dimuliakan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dalam suatu perjalanan Isra dan Mi’raj ia telah diperlihatkan kepada beliau api neraka. Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam mengatakan أُرِيْتُ النَّارَ فَإِذَا أَكْثَرُ أَهْلِهَا النِّسَاءُ “Telah diperlihatkan kepadaku neraka dan aku lihat kebanyakan penghuninya adalah wanita.” Para Shahabiyah atau para wanita yang mendengar sabda Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam ini bertanya kepada Nabi, “mengapa demikian, Ya Rasulullah?” أَيَكْفُرْنَ باِللهِ؟ “Apakah mereka wanita-wanita itu masuk neraka karena kafir kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala?” Nabi mengatakan,”Tidak! يَكْفُرْنَ الْعَشِيْرَ “Akan tetapi mereka kufur durhaka/melawan kepada suami mereka.” وَيَكْفُرْنَالْإِحْسَانَ “dan mereka mengkufuri mengingkari kebaikan-kebaikan jasa-jasa suami mereka.” HR. al-Bukhari no. 29 Sehingga apabila para suami berbuat baik kepada mereka, lalu mereka melihat sesuatu yang tidak berkenan pada diri kamu para suami, maka mereka akan mengatakan, “Aku tidak melihat kebaikan pada dirimu sama sekali.” Di dalam hadits ini Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menjelaskan salah satu penyebab kaum wanita banyak menghuni neraka yaitu mereka suka kufur, mereka suka berbuat durhaka kepada suami-suami mereka. Maka dari itu, Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam telah menjelaskan betapa besar hak suami yang mesti ditunaikan oleh seorang istri. Dalam sebuah hadits Nabi mengatakan لَوْ كُنْتُ آمِرًا أَحَدًا أَنْ يَسْجُدَ ِلأَحَدٍ َلأَمَرْتُ الْمَرْأَةَ أَنْ تَسْجُدَ لِزَوْجِهَا “Kalaulah aku boleh menyuruh seseorang untuk sujud kepada orang lain maka niscaya aku akan perintahkan seorang istri untuk sujud kepada suami.” [Hadits hasan shahih Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi no. 1159, Ibnu Hibban no. 1291 – al-Mawaarid dan al-Baihaqi VII/291, dari Abu Hurairah radhiyallaahu anhu. Hadits ini diriwayatkan juga dari beberapa Shahabat. Lihat Irwaa-ul Ghaliil no. 1998] Tentunya tidak boleh seorang manusia sujud kepada manusia yang lain. Ini menunjukkan betapa besar hak seorang suami atas istri, hak suami yang mesti ditunaikan oleh seorang istri. Maka Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam senantiasa berpesan kepada kaum wanita agar tidak mengabaikan dan tidak meninggalkan kewajiban-kewajiban mereka terhadap suami-suami mereka. Dalam satu hadits ada seorang wanita yang datang menemui Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam untuk suatu keperluan. Kemudian Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam memenuhi keperluannya tersebut. Setelah itu Nabi bertanya kepadanya, “Bagaimana kedudukanmu di sisi suamimu?” yaitu bagaimana muamalah-mu terhadap suamimu? Maka ia menjawab, “Aku senantiasa melayani suamiku semampu yang aku dapat lakukan.” Maka Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam berpesan kepadanya انْظُرِي أَيْنَ أَنْتِ مِنْهُ ، فَإِنَّهُ جَنَّتُكِ وَنَارُكِ “Perhatikan kedudukanmu di sisi suamimu, karena suamimu itu merupakan surga bagimu ataupun neraka bagimu.” [HR. An-Nasaai dalam As-Sunan Al-Kubro dari Hushain bin Mihshon Radhiyallaahu ’anhu, Shahihut Targhib 1933] Maksudnya yaitu bahwa suamimu bisa menjadi penyebab engkau masuk ke dalam surga dan bisa menjadi penyebab engkau masuk ke dalam neraka. Maka dari itu Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam senantiasa berpesan kepada kita semua khususnya kepada kaum wanita agar melaksanakan hak-hak terutama hak suami. Karena ketika mereka telah berumah-tangga maka tanggung jawab itu telah berpindah dari ibu bapak mereka kepada suami mereka. Suami adalah orang yang paling bertanggung jawab atas diri seorang istri. Maka Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mengingatkan kepada kaum wanita bahwa itulah penyebab mereka banyak masuk ke dalam neraka. Yaitu karena mereka kufur kepada suami-suami mereka. Di dalam hadits yang lain hadits yang shahih juga dari Abu Sa’id Al Khudry Radhiyallahu Anhu, Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam mengatakan ُأَقَلَ سَاكِنَ الْجَنَةُ النِّسَاء “Penghuni surga yang paling sedikit adalah wanita.” Maka dari itu, hendaknya para wanita kaum wanita benar-benar memperhatikan hal ini. Di dalam sebuah hadits yang lain, Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam menjelaskan tentang pentingnya menaati suami ini. “إِذَا صَلَّتْ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا، وَصَامَتْ شَهْرَهَا، وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا، وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا؛ قِيلَ لَهَا ادْخُلِي الْجَنَّةَ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ “Jika seorang wanita menunaikan shalat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya dan menaati suaminya; niscaya akan dikatakan padanya “Masuklah ke dalam surga dari pintu manapun yang kau mau”. [HR. Ahmad dari Abdurrahman bin Auf Radhiyallahu ’Anhu dan dinyatakan hasan oleh Syaikh al-Albany] Kita lihat wanita-wanita, diantara mereka tentunya sudah rajin mengerjakan shalat lima waktu, mereka mengerjakan puasa pada bulan Ramadhan dan mereka juga menjaga kesucian dirinya. Mereka bukanlah wanita-wanita jalang yang mengumbar aurat. Mereka adalah wanita-wanita yang taat, shalat lima waktu, puasa bulan Ramadhan. Akan tetapi sayang, satu saja, kebanyakan wanita tidak dapat menahan dirinya yaitu bersikap baik kepada suami-suami mereka, menaati suami. Ini adalah perkara yang paling berat bagi seorang istri. Perkara yang paling berat bagi seorang istri yaitu menaati suami, tentunya di dalam perkara-perkara yang ma’ruf. Karena ketaatan kepada suami ini hanya dalam perkara-perkara yang ma’ruf. Kalaulah suami kita memerintahkan kita kepada perkara yang ma’ruf, maka janganlah kita merasa enggan atau ingkar ataupun tidak menaati apa yang telah disuruhnya atau diperintahkannya. Menaati suami itu adalah satu peluang bagi kita untuk masuk ke dalam surga Allah Subhanahu wa Ta’ala. Maka tidaklah begitu berat sebenarnya menaati suami ini, apalagi suami itu adalah orang yang kita cintai, orang yang dekat dengan kita, orang yang menyayangi kita. Maka sudah selayaknya bagi kaum wanita ataupun para istri untuk benar-benar meluapkan segala rasa kasih sayang kepada suami dengan cara menaatinya, dengan cara mengurus dan ber-khidmat untuknya di dalam hal kebaikan dan ma’ruf. Sungguh ini adalah satu peluang bagi kita untuk masuk surga. Yaitu kita mengerjakan shalat lima waktu, berpuasa pada bulan Ramadhan, kemudian kita menjaga kesucian diri kita, lalu kita menaati suami kita. Maka itu adalah satu peluang bagi kita untuk masuk ke dalam surga Allah Subhanahu wa Ta’ala. Tapi ingat, apabila kita gagal di dalam bab ini maka nerakalah yang telah menanti kita. Ingatlah bahwasanya suami kita itu ibarat surga kita ataupun neraka bagi kita. Bisa menjadi penyebab kita masuk ke dalam surga Allah dan bisa juga menjadi penyebab kita tersungkur masuk ke dalam neraka. Wal iyadzubillah! Maka dari itu saya berpesan kepada kaum Muslimat, kepada para wanita khususnya kepada para istri agar dapat menjaga muamalahnya, perilakunya kepada suami-suami mereka. Ingatlah bahwasanya suami kita itu adalah orang yang paling bertanggung jawab atas diri kita. Orang yang telah banyak berjasa mendirikan segala kebaikan, yang memenuhi segala kebutuhan kita menjaga dan melindungi kita. Maka hendaklah kita benar-benar bersungguh-sungguh untuk melaksanakan kewajiban-kewajiban kita di dalam menaati para suami kita yang menaati suami kita. Demikianlah para pemirsa yang berbahagia, khususnya pada kaum wanita. Hendaknya pesan yang singkat ini dapat bermanfaat bagi saudara-saudara sekalian dan mudah-mudahan Allah Subhanahu wa Ta’ala memudahkan kita untuk melaksanakan kewajiban ini yaitu menaati suami dalam perkara-perkara yang ma’ruf. Mudah-mudahan suami kita itu menjadi sebab bagi kita untuk masuk ke dalam surga Allah Subhanahu wa Ta’ala, bukan malah menjadi penyebab kita tersungkur ke dalam api neraka Wa billahi taufik wal hidayah Wassalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh Video Kultum Singkat Tentang Wanita – Mengapa Mereka Terjerumus Ke Neraka Diambil dari Yufid TV dengan judul asli Ceramah Singkat Mengapa Mereka Terjerumus ke Neraka – Ustadz Abu Ihsan Al-Maidany, MA. Ilustrasi wanita-wanita salehah. Foto laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu', laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut nama Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.""...Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara mereka. Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.""Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.""Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka kecurigaan, karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang."

kultum singkat tentang wanita penghuni surga